Tampilkan postingan dengan label Music Contest. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Music Contest. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Desember 2015

Video: Avanada - Taman Langit (Peterpan Cover)

Avanada baru saja meng-upload video penampilannya dalam versi akustik untuk mengikuti sebuah kontes bertajuk #MusicBattle persembahan dari vidio.com.

Dalam video ini, Avanada mencoba untuk memainkan sebuah lagu dari salah satu pengaruh bermusiknya, Peterpan berjudul Taman Langit. Karena musik Peterpan begitu berpengaruh, bahkan nama Taman Langit sempat dijadikan nama band sebelum berganti menjadi Avanada.

Jika berkenan, kamu bisa memberikan dukunganmu agar Avanada bisa melaju ke fase berikutnya hingga bertemu dengan juri utama yakni, Ariel (NOAH), Uki (NOAH), Giring (Nidji), dan Momo (Geisha) dan menjadi tim dari salah satu juri tersebut.

Suara kamu sangat dibutuhkan, dan kamu bisa melakukan vote di SINI.

Selasa, 04 Februari 2014

Avanada Menjadi Nominasi Hard Rock Rising 2014

Dear #Avanatic,
Avanada menjadi nominasi di Hard Rock Rising 2014 untuk tampil di ajang Hard Rock Live Music Festival, Roma, Italia pada musim panas nanti. Lagu berjudul "Stuck In The Dark" terpilih mewakili Avanada, sekaligus membuka peluang mereka untuk menunjukkan karyanya di Eropa. Maka, Avanada membutuhkan dukungan teman-teman untuk mewujudkan hal tersebut dengan memberikan VOTE pada mereka. Kamu hanya perlu mendownload lagunya saja.

Kamu hanya bisa melakukan vote satu kali. Jadi, ajak semua orang untuk memberikan dukungannya pada Avanada. Periode vote berlangsung sejak 3 Februari 2014 hingga 17 Februari 2014. Terimakasih.

Senin, 20 Januari 2014

Avanada Menjadi Nominasi Di VIMA 2014 Asia Music Awards

Avanada berpeluang kembali mengharumkan nama Indonesia lewat lagunya berjudul Jauh Tenggelam. Lagu tersebut terpilih menjadi nominasi kategori Best Pop Song di VIMA 2014 Asia Music Awards, sebuah penghargaan musik bagi seluruh musisi dari benua Asia.

Untuk itu, Avanada membutuhkan dukungan kamu agar bisa mendapatkan predikat sebagai peraih penghargaan lagu terbaik. Kamu hanya perlu memberikan vote dan beritahu teman yang lain untuk melakukan hal yang sama. Periode vote berlangsung pada 20 Januari 2014 hingga 10 Februari 2014, dan malam penghargaan akan berlangsung di Kuala Lumpur pada 8 Maret 2014.

Langkah untuk vote Avanada adalah sebagai berikut: 
1. Klik www.joota.com/vimaasia
2. Sign up ke Joota menggunakan akun Facebook atau Twitter kamu.

3. Klik tabel 'Decks'
4. Pilih kategori Best Pop Song Nominations.
5. Cari kami di daftar nominasi, lalu klik “Follow icon” or "human" di bawah nama kami.
6. Kamu hanya bisa memberikan vote sebanyak 1x.

Sabtu, 30 November 2013

Avanada, Menjadi Runner-Up Nominasi Best Song di Amerika

Setelah sebelumnya meraih penghargaan Best Duo/Band di Make A Star, USA untuk kedua kalinya, Avanada kemudian terpilih menjadi nominasi dalam kategori Best Song di ajang yang sama melalui lagu mereka berjudul Stuck In The Dark. Bersaing dengan 3 kontestan lainnya yang berasal dari negara berbeda, yakni Merry Ellen Kirk (Columbia, Missouri), Steve Rupert (Marinette, Wisconsin), dan Mario Pompetti (Montreal, Canada), Avanada berjuang untuk meraih penghargaan tersebut dengan didukung oleh penilaian para fans yang memberikan suaranya lewat voting, dan penilaian para juri yang memiliki hak terbesar dalam hasil yang diraih oleh para musisi.

Selama seminggu proses penilaian tersebut, akhirnya Merry Ellen Kirk terpilih menjadi pemenang lewat lagunya berjudul Be My Love dengan persentase 27.388%. Sedangkan, Avanada meraih posisi runner-up (25.876%), dengan diikuti oleh Steve Rupert (24.125%) di tempat ketiga dan Mario Pompetti (22.611%) di posisi paling buncit. Meski begitu, hasil tersebut sudah membanggakan bagi Avanada, mengingat ketatnya persaingan untuk bisa menjadi nominasi apalagi menjadi pemenang.

Dengan meraih penghargaan sebanyak 2 kali sebagai Best Duo/Band, dan satu kali sebagai runner-up kategori Best Song di Make A Star, USA, Avanada sepatutnya bisa lebih mendapatkan apresiasi di negaranya sendiri, Indonesia. Namun mereka seolah tidak memasang target yang muluk terhadap karirnya, karena mereka hanya ingin berkarya dengan jujur dan penuh dengan kerendahan hati. Soal suka atau tidaknya khalayak terhadap musik mereka, Avanada sepenuhnya menyerahkan pada publik. Jika diterima, itu menjadi nilai positif bagi mereka; jika tidak, Avanada akan tetap berkarya menciptakan lagu-lagu yang penuh dengan kejujuran.

Jika melihat dari torehan prestasi yang diraih Avanada, sebenarnya itu sudah cukup membuktikan bahwa karya mereka memang disukai, bukan hanya di negeri sendiri, melainkan juga di negara lain. Semoga Avanada semakin baik dan terus berkembang dalam berkarya ke depannya. Support!

Jumat, 22 November 2013

Lagu Stuck In The Dark Milik Avanada, Masuk Nominasi Best Song Di Amerika



Setelah meraih penghargaan Best Duo/Band untuk kedua kalinya beberapa waktu lalu di Make A Star, Amerika Serikat, kini Avanada masuk dalam nominasi peraih penghargaan kategori Best Song lewat lagunya berjudul Stuck In The Dark. Avanada harus bersaing dengan 3 musisi yang sebelumnya meraih penghargaan di nominasi berbeda seperti Merry Ellen Kirk (Best Female Solo Artist), Steve Ruppert (Best Male Solo Artist), dan Mario Pompetti (Best Instrumental Artist).

Ini adalah sesuatu yang baru bagi Avanada, mengingat harus menghadapi para musisi tersebut yang notabene berbeda dengan kategorinya. Namun, Avanada harus tetap optimis bahwa mereka bisa memberikan hasil yang maksimal, tentunya sebagai peraih penghargaan Best Song. Untuk itu, dukungan para fans sangat dibutuhkan oleh band yang terbentuk pada 2 Agustus 2013 di Jakarta ini, agar mimpi dan perjuangan mereka bisa terwujud di ajang bergengsi ini.

Periode penilaian yang meliputi banyaknya vote dari fans dan penilaian dari juri akan berlangsung hingga 29 November 2013. Jika Avanada memenangkan ajang ini, hal tersebut akan menjadi yang pertama kalinya bagi mereka, sekaligus menjadi pembuktian bahwa lagu Stuck In The Dark memang mendapatkan tanggapan yang baik di negeri Paman Sam. Sekadar informasi, lagu Stuck In The Dark sebelumnya sudah mengudara di beberapa radio Amerika Serikat hingga belahan dunia lainnya seperti Inggris, Swedia, Australia, Jepang, Singapura, Malaysia, Rumania, dan banyak negara lainnya, kecuali benua Afrika.

Kini, mari beri dukungan kamu untuk Avanada agar mereka bisa menjadi yang terbaik dan (kembali) mengharumkan nama Indonesia sebagai musisi yang berprestasi di negara lain. Support!

Kamis, 21 November 2013

Avanada Menjadi Band Terbaik Di Amerika Untuk Kedua Kalinya

Untuk kedua kalinya, Avanada berhasil meraih penghargaan sebagai band terbaik di Amerika. Itu dibuktikan oleh mereka di ajang bertajuk Make A Star pada kategori Best Duo/Band periode November 2013. Ini adalah prestasi yang sungguh membanggakan bagi mereka, dan juga bagi Indonesia. Band yang terbentuk pada 2 Agustus 2013 ini langsung menggebrak pasar Amerika dengan 2 penghargaan sekaligus dalam kurun waktu 3 bulan setelah berhasil menyisihkan beberapa pesaingnya yang berasal dari seluruh dunia, yang tentunya memiliki musik yang sangat baik.

Lewat lagu Stuck In The Dark, Avanada mengalahkan band asal Swedia bernama Propeller Groove dengan hasil yang cukup memuaskan. Masih dengan konsep yang sama, yakni penilaian dari para fans dan juri, Avanada meraih perolehan persentase sebesar 54,928%; sedangkan Propeller Groove mendapatkan hasil 45,072% dari hasil total penilaian fans dan juri.

Dengan hasil tersebut, Avanada berhak atas fasilitas yang diberikan oleh Make A Star, yaitu live interview dan sebuah review dari mereka. Avanada juga otomatis menjadi nominasi untuk berjuang mendapatkan penghargaan Best Song dan berhadapan dengan 3 kontestan lain yang menjuarai 3 kategori seperti Best Male Solo Artist, Best Female Solo Artist, dan Best Instrumental. Acara tersebut akan diselenggarakan pada minggu terakhir November 2013.

Semoga dengan prestasi ini, bisa semakin membuat Avanada lebih bersemangat menciptakan karya-karya baru yang bagus, dan mendapat sorotan lebih dari dunia. Sebuah awal yang bagus bagi band yang terbilang masih sangat muda tersebut. Support!

Sabtu, 16 November 2013

Avanada Akan Mengulang Sukses Di Amerika.

Kabar gembira datang dari Amerika Serikat, bahwa Avanada berhasil melaju ke fase Semi Final sebuah penghargaan musik bernama Make A Star. Menyisihkan Ophir, band asal Redlands, California, Avanada meraih persentase yang ketat, yakni 56,894%. Dukungan para fans tentu saja mempengaruhi pencapaian hasil akhir dari ajang ini; ditambah dari penilaian juri yang terdiri dari musisi dan pengamat musik di negeri Paman Sam tersebut.

Dengan hasil ini, Avanada semakin mendekatkan diri untuk menjadi yang terbaik dalam kategori Best Duo/Band periode November 2013. Jika itu terlaksana, maka raihan sebagai band terbaik menjadi sesuatu yang kedua kali didapatkan oleh band asal Jakarta ini. Untuk itu, mereka masih sangat membutuhkan dukungan dari para fans untuk memberikan penilaiannya terhadap musik Avanada. Terlebih di Final nanti, Avanada harus bertemu dengan Propeller Groove, sebuah band asal Uppsala, Sweden yang juga sudah menyisihkan beberapa pesaingnya.

Propeller Groove adalah sebuah band yang bagus dan memiliki musik yang termasuk berkualitas, itu dibuktikannya dengan lolosnya mereka ke final Make A Star dan mendapatkan penilaian yang cukup tinggi dari para juri. Tentu saja ini membuat perjuangan Avanada menjadi lebih berat, mengingat masih ada 1 fase terakhir yang harus dilalui. Semoga Avanada mampu menyisihkan Propeller Groove dan meraih penghargaan sebagai Best/Duo Band untuk kedua kalinya.

Senin, 11 November 2013

Avanada Berpeluang Menjadi Band Terbaik Di Amerika Untuk Kedua Kalinya

Avanada kembali menjadi nominasi di sebuah ajang penghargaan musik di Amerika Serikat bernama Make A Star. Sebelumnya, Avanada berpartisipasi di ajang yang sama pada September 2013, dan langsung meraih penghargaan Best Duo/Band. Kali ini, Avanada kembali berpeluang untuk menjadi band terbaik untuk kedua kalinya.

Menyisihkan banyak musisi yang berasal dari seluruh dunia, Avanada bertemu dengan Robin Trip, sebuah band asal Montreal, Canada. Avanada mengandalkan single internasional mereka yang sudah mengudara di banyak negara seluruh dunia berjudul Stuck In The Dark. Bukan pekerjaan mudah bagi Avanada melewati Robin Trip, mengingat Robin Trip adalah salah satu band yang memiliki musik berkualitas, seperti lagu berjudul I Won't Mind yang diandalkan di ajang ini.


Nasib baik sepertinya menghampiri Avanada, selama proses penilaian yang memakan waktu seminggu, akhirnya Avanada berhasil melaju ke Semi Final dan mengalahkan Robin Trip dengan perolehan persentase 53.275% yang merupakan keseluruhan nilai yang diberikan oleh para fans yang mendukung dan para juri dari Make A Star. Dengan hasil tersebut, Avanada akan bertemu dengan Ophir, sebuah band asal Redlands, California. Kita nantikan saja hasil berikutnya, semoga Avanada bisa mengulang suksesnya seperti 2 bulan yang lalu.

Minggu, 29 September 2013

Avanada, Band Terbaik Di Amerika.

Kejutan mampu dihadirkan Avanada sebagai band Indonesia pertama yang memenangi penghargaan band terbaik di Make A Star, Amerika Serikat. Setelah melewati serangkaian fase yang ketat, Avanada sukses mengalahkan beberapa pesaingnya di ajang penghargaan tersebut.

"Semoga kemenangan ini bisa menjadi awal bagi Avanada melanjutkan karirnya ke tahap yang lebih baik, dan meraih karir yang lebih baik pula.", ujar RayaBilly, sang gitaris. Dengan mengandalkan lagu berbahasa Indonesia berjudul "Terang", Avanada seolah meyakinkan publik bahwa lagu berbahasa Indonesia pun bisa memberikan hasil positif di seluruh dunia, termasuk Amerika; karena, meski menggunakan lirik bahasa Indonesia, namun nyatanya Avanada menekankan bahwa musik adalah bahasa yang universal dan bisa dinikmati siapapun yang mendengarkannya.



Di fase final ini, Avanada mengalahkan sebuah band asal Moscow, Idaho bernama Bare Wires dengan perolehan persentase yang signifikan. Avanada meraih 56.482%, sedangkan Bare Wires harus puas dengan 43.518%. Untuk itu, Avanada berhak atas trofi penghargaan sebagai Best Duo/Band Make A Star, USA 2013, uang sebesar USD 100, dan melakukan sesi interview dengan Make A Star.

Sebagai catatan, Avanada sudah mengalahkan beberapa musisi pesaingnya sejak fase Preliminary Round, Quarter Final, Semi Final, hingga Final. Ini adalah pencapaian yang sangat baik dari sebuah band Indonesia yang notabene baru saja terbentuk. Seharusnya Indonesia bisa mengapresiasi para musisi yang tanpa paksaan berjuang di luar negeri demi sebuah hal yang positif, seperti Avanada. Sungguh prestasi yang membanggakan!

Selasa, 24 September 2013

Selangkah Lagi, Avanada Menjadi Band Terbaik Di Amerika



Setelah melewati beberapa fase di Make A Star, USA, sebuah ajang penghargaan musik bagi para musisi dunia, mulai dari fase Preliminary, Quarter-Final, hingga Semi-Final, akhirnya Avanada berhasil melaju ke fase terakhir, yakni Final. Proses panjang mampu dilewati setelah sebelumnya Avanada harus berhadapan dengan beberapa musisi dari negara lain dalam kompetisi kategori Best/Duo Band ini.

Di fase Semi-Final, Avanada mengalahkan La Fem, sebuah band asal Santiago, Chile dengan perolehan persentase 56.667% (La Fem meraih persentase 43.333%) yang merupakan penilaian dari para juri dan voters selama seminggu. Hasil ini merupakan pencapaian Avanada yang sangat baik, mengingat mereka termasuk band baru yang notabene masih berjuang sendiri untuk memperkenalkan karyanya secara independent. Meski begitu, Avanada optimis bisa menjadi pemenang dan meraih penghargaan di Make A Star tahun ini.

Avanada harus berhadapan dengan Bare Wires, sebuah band rock asal Moscow, Idaho di fase final. Bare Wires mengandalkan lagu berjudul Psycholeptic Girl. Mereka merupakan band yang memiliki fan base cukup banyak di negaranya. Musiknya yang matang dan komposisi nada yang baik bisa saja menjadikan sandungan bagi Avanada untuk meraih gelar band terbaik pertama dari Indonesia. Untuk itu, dukungan dari para Avanatic (sebutan untuk penggemar Avanada) sangat dibutuhkan di ajang ini, selain tentu saja mengharapkan penilaian para juri yang memuaskan.



Kamu bisa memberikan support kepada Avanada dengan VOTE mereka setiap harinya hingga 29 September 2013. Dukungan kamu untuk Avanada bisa ikut membawa mereka menjadi band pertama asal Indonesia yang meraih penghargaan sebagai Best Duo/Band di Make A Star ini, sekaligus bisa mencatatkan namanya di kanvas musik internasional, seperti Amerika.

Rabu, 18 September 2013

Avanada Menuju Semi Final Di Penghargaan Musik Amerika Serikat

Avanada semakin mendekatkan diri menjadi band terbaik di Amerika Serikat, dan satu-satunya perwakilan dari Indonesia. Mengalahkan saingannya di fase Quarter-Final, yakni Ophir, sebuah band asal Redlands, California, akhirnya Avanada berhasil melaju ke fase Semi Final kategori Best Duo/Band di Make A Star, sebuah ajang musik bergengsi di Amerika Serikat bagi musisi di seluruh dunia. Avanada meraih persentase 50.586 % dan mengalahkan Ophir yang meraih 49.414% melalui penilaian juri dan voting dari para penggemar mereka.


Persaingan yang cukup ketat begitu dirasakan oleh Avanada sejak penyisihan di awal, namun rasa optimis mampu mereka tumbuhkan hingga akhirnya bisa meraih pencapaian baik seperti sekarang. Di fase Semi-Final ini, Avanada akan bersaing dengan sebuah band asal Santiago, Chile bernama La Fem untuk bisa melaju ke fase Final.



Kamu bisa memberikan suaramu untuk Avanada di Make A Star ini. Beritahu semua kerabatmu untuk ikut memberikan suara dan membantu Avanada mengharumkan nama Indonesia di Amerika Serikat.